Bagaimana mengetahui arah dan kendali bisnis?

Menjalankan roda bisnis bisa identik dengan mengendarai kendaraan lho! Pagi ini sambil mengantar anak sekolah saya ngelamun membayangkan bisnis itu seperti jalan kaki, naik sepeda, naik motor, naik mobil (ada berbagai jenis mobil ya…), naik kereta, sampai naik pesawat.

Bisnis startup bisa diibaratkan naik sepeda. Ini cocok untuk berkendara jarak pendek. Yang di cek paling tekanan angin di ban, apakah pedal dan gear bekerja, rem berfungsi. Selebihnya otot kita yang bekerja. Resiko berkendara dengan sepeda juga relatif rendah. Paling jatuh, atau keserempet. Kecepatan juga tidak tinggi.

Sama persis ketika kita mulai bisnis ya, masa pencarian, kita mengukur resiko, biasanya rugi ya udah tutup aja. Overhead masih rendah. Parameter utama adalah sales, profit belum menjadi fokus, skill juga masih lebih ke arah marketing dan sales.

Ketika bisnis mulai membesar, ibaratnya kita akan naik motor. Mulai pakai mesin yang lebih canggih. Parameter yang di kontrol lebih banyak, ada bensin, accu, dan sebagainya. Ketika mengendarai kita juga perlu memperhatikan posisi gigi berapa, kecepatan berapa, lampu, sein kanan-kiri. Di bisnis yang mulai membesar akan sama. Banyak hal-hal yang lebih kita perlu perhatikan. Mulai menghitung detail profit, karena ada bensin, oli, dan biaya maintenance. Mengatur kecepatan optimal, kalau terlalu lambat bisa di salip kompetitor. Kalau terlalu cepat bisa resiko kecelakaan juga yaaa….

seru ya…. pasti Anda sudah bisa mulai menangkap maksud saya…

Di tahap tertentu bisnis kita akan ibarat naik mobil…

Avanza-INterior

Akan makin banyak panel dahsboard yang kita lihat. Ada tambahan temperatur, panel AC, radio, cara mengendalikan tidak hanya gas dan rem, tapi ada hand rem, ada kopling, ada wiper juga… Disini bisnis mulai memasuki tingkatan medium. Karena mulai banyak membawa penumpang, perlu diperhatikan juga jenis mobil yang digunakan. Jika misi Anda ke gunung, maka mobil yang diperlukan mungkin jenis off road. Jika misi kita ke kota, kita bisa pakai city cars. Tentu skill mengendarai juga beda kan…

Nah sekarang bayangkan jika Anda mengendarai motor atau mobil tanpa menggunakan dashboard. Apa yang terjadi ?

mungkin anda cuek saja, atau ada yang merasa tidak nyaman, atau ada juga yang merasa khawatir dan gelisah. Kalau bensin habis bagaimana? kalau lampu tidak normal bagaimana? dan kalau….. bagaimana…..

Jawaban masing-masing orang akan berbeda.
Sama halnya dengan bisnis

Coba bayangkan perjalanan Anda Jakarta – Surabaya. Anda akan naik sepeda, motor, mobil, kereta, atau pesawat?

Apakah Anda termasuk orang yang tidak memerlukan dashboar untuk bisnis Anda?

mmmmmm… Anda yang lebih tahu jawabannya.

ps.
Jika Anda serius membangun bisnis, buat dashboard Anda.
Pakai tools yang saya rekomendasi DISINI.

Satu pemikiran pada “Bagaimana mengetahui arah dan kendali bisnis?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s