Fast – Good – Cheap

Cepet, Bagus, Murah

ini dia maunya semua konsumen di seluruh dunia ya…

catat :

Tahu berbeda dengan mampu. Tahu banyak belum tentu mampu banyak. Justru, banyak orang yang tahu banyak, tetapi tidak melakukan apa-apa.

Materi ini MCB ini disampaikan oleh Pak Johny Rusly, pemilik kotakpensil.com membahas hal yang basic dan mendasar, yang saking mudahnya sering diabaikan orang. Padahal, kunci sukses terletak pada menjalankan hal-hal basic.

Ada 3 elemen sukses di bisnis yaitu, MURAH, CEPAT DAN BAGUS.

Murah artinya harga jual kita dibawah harga orang lain.
Cepat artinya pelayanan yang baik dan cepat.
Bagus berarti kualitas produk yang baik.

Dalam bisnis, kita bisa pilih maksimal dua, dan tidak bisa tiga. Jika Anda memilih tiga elemen, maka biaya yang dikeluarkan akan terlalu besar, dan kemungkinan perusahaan akan rugi.

Mari kita bahas satu persatu

1. Murah dan Bagus, tidak bisa cepat.
Di daerah tanjung duren, jakarta barat ada martabak enak. Harganya murah, yang beli banyak. Antrian bisa satu jam lebih. Saya pernah bertanya kepada pak Alay, pemilik martabak, mengapa dia tidak tambah loyang atau tambah pegawai, agar pelayanan lebih cepat. Pak Alay berkata, kalau tambah orang baru, takut kualitas berubah, dan biaya bertambah, dia tidak bisa jual murah lagi. Semua harus melalui proses. Semua proses ada waktunya. Kalau mau cepat, maka masaknya buru-buru atau harus tambah orang, dan hal ini akan berpengaruh pada kualitas atau pada harga atau pada dua-duanya.

2. Murah dan Cepat, tidak bisa bagus.
Jika Anda memperhatikan masakan atau produk yang dijual di kaki lima, mereka dapat melakukan dengan cepat dan menjual dengan harga murah, tetapi dengan kualitas yang pas-pasan. Kalau mau murah dan cepat, hasil kurang bagus masih dapat diterima, terutama untuk pasar bawah.
Memang, murah dan cepat, terutama ditujukan untuk pasar menengah ke bawah, yang mencari harga murah semata.

3. Cepat dan Bagus, tidak bisa Murah.
Berbeda dengan #2, Cepat dan Bagus menyasar pasar menengah keatas, yang mencari produk bagus dan cepat, dan bersedia membayar harga yang lebih mahal. Saya bersama Axel, anak saya dan Mr. Ton makan di Sate Senayan. Satenya enak dan terhidang cepat. Pelayanannya sejauh ini memuaskan, sampai kita menerima bon. Makan sate bertiga, harganya hampir 400rb. Harga sate seharga steak.

But it’s ok. Ini harga yang kita bayar untuk kepuasan.
Jika mau kejar murah, kualitas bahan harus dikurangi (jadi kurang bagus) atau orang harus dikurangi (jadi tidak bisa cepat). Sebagai pengusaha, pada akhirnya, kita harus memilih diantara tiga variasi diatas.

1. Murah dan Bagus, tidak bisa cepat.
2. Murah dan Cepat, tidak bisa bagus.
3. Cepat dan Bagus, tidak bisa Murah.

851331779_57646_4101631966544946270

Jika target pasar Anda adalah menengah bawah, maka kombinasi #2, Murah dan cepat adalah pilihan yang menarik. Pasar bawah tidak begitu perduli kualitas, yang penting murah. Banyak komponen2 kualitas yang dapat Anda korbankan untuk mengejar harga yang murah.

Sebaliknya, jika Anda menyasar pasar atas, maka Cepat dan Bagus adalah pilihan logis. Pasar atas mengutamakan kualitas dan pelayanan. Harga tidak masalah. Maka Anda dapat memperhatikan mutu dan layanan yang baik, dan meng-charge harga yang lebih mahal.

Pada akhirnya, Anda harus memilih salah satu diantaran tiga pilihan. Jika Anda mencoba memjual produk yang bagus, murah dan cepat, kemungkinan cashflow Anda akan tergerus dengan cepat. Hal itu tidak menjadi masalah, jika Anda memiliki orang tua kaya atau kucuran dana tak terbatas dari venture capital. Jika tidak, sebaiknya pilih dua saja.
Jika Anda belum memilih, mulailah memutuskan arah bisnis anda. Anda harus memilih karena jika Anda tidak memilih Anda akan kehilangan arah, bingung dan gagal.

Apa pilihan Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s