Kesalahan Fatal Membuat Bisnis Plan

Ini mungkin artikel terakhir tentang Membuat dan mengevaluasi Bisnis Plan. Setelah minggu yang lalu kita diskusi tentang teknik membuat goal.

Setahun yang lalu saya mengikuti kelas dari pakar marketing Pak Siwo. Beliau mengingatkan agar tidak perlu membuat marketing plan yang terlalu rumit dan banyak. Pilih saja 4 kegiatan yang memang dirasa cocok dengan produk dan kondisi pasar saat ini dan kedepan. Ya cukup 4 saja, tapi susun secara detail dan monitor masing-masing aktivitasnya secara rutin, mingguan atau bulanan.

Salah satu bahaya dari membuat bisnis plan itu adalah menjadi rutinitas saja di akhir / awal tahun. Tapi eksekusinya banyak yang meleset. Karena kita selalu menjadikan kegiatan tahun lalu sebagai acuan. Akibatnya sering kita mengabaikan hal-hal baru, perubahan pasar, perubahan kompetitor, akibatnya kita mengulang lagi kegiatan tahun lalu.

Idealnya sebuah bisnis plan atau marketing plan harus menjadi dokumen hidup yang bisa kita evaluasi dan koreksi sewaktu-waktu. Untuk melakukan itu semua tentu kita harus ditunjang dengan data yang akurat. Jangan sampai kegiatan marketing yang tidak terbukti berhasil malah kita ulang kembali dengan cara yang sama. Sedangkan program / aktivitas marketing sederhana yang ternyata berdampak besar bagi bisnis kita malah ditinggalkan.

Ok, Hari ini mari kita cek kembali rencana bisnis kita 2015. Lalu lanjutnya melihat aktivitas di bulan Januari, susun secara detail aktivitas harian, mingguan apa saja yang harus dilakukan. Buat siapa penanggung jawab dari aktivitas itu dan jalankan fungsi kontrolnya setiap minggu.

Have fun!
[wp-subscribe]

Satu pemikiran pada “Kesalahan Fatal Membuat Bisnis Plan

Komentar ditutup.