Inovasi yang sukses ke pasar

Ada riset yang mengatakan 9 dari 10 produk baru gagal.
Banyak sekali penemuan yang dihasilkan dari sekolah maupun perguruan tinggi, bahkan lembaga riset, tapi ternyata gagal diaplikasikan di kehidupan maupun bisnis. Ada apa ini sebenarnya.

Inovasi menurut saya adalah seni. Akan bermanfaat jika diaplikasikan pada waktu yang tepat, oleh orang yang tepat, dan tentu di tempat yang tepat. Membuat inovasi yang bisa memenuhi 3 kriteria ketepatan itu tidaklah mudah. Inovasi yang ada di sekolahan atau lembaga riset seringkali masih jauh dari kompleksitas masalah di lapangan.

Masih ingat siapa pemain ecommerce pertama di Indonesia? Salah satu yang paling saya ingat adalah lippostar. Saat itu mobile belum ada, orang masih akses internet dari warnet, atau di rumah dengan modem kecepatan 56kbps, tapi aktual speednya masih 28,8kbps. Dan tentu dengan pasar yang masih belum siap saat itu tidak heran lippostar pun gulung tikar.

inovasi konstruksiSalah satu inovasi yang menarik saya lihat adalah di bidang konstruksi dan pembangunan. Coba lihat gambar disamping ini. Cara membangunnya seperti tidak layak. Konstruksi kombinasi antara bese sebagai tiang-tiang, dikombinasi dengan cor, batu bata, dan tembok hebel.

Teknik membangun seperti ini semakin kedepan akan semakin umum dan akan banyak digunakan seiring dengan kenaikan bahan baku bangunan termasuk kayu. Bahan kombinasi besi dan semen akan lebih banyak mendominasi. Bahkan di Malang, dr Zainal gani pun membangun bangunan-bangunan dengan tembok dengan bahan kawat dan adukan semen saja, yang biaya pembangunannya bisa berhemat 50%. Termasuk dengan mengganti lantai keramik dengan trasso.

Teknik menghadapi 2014 dan tahun-tahun kedepan adalah terus berinovasi. Gagal itu biasa dalam inovasi, tapi anda tidak akan pernah berhasil jika tidak pernah mencoba. Keep trying!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s