Goal Atau Dream

Motivator di seluruh dunia selalu berteriak teriak untuk memiliki tujuan, punya cita-cita, punya goal, punya mimpi. Apakah ini memang benar ? Kalau memang benar bagaimana caranya ?

Saya sendiri ada pemahaman khusus mengenai kedua hal ini.

Menurut saya, goal itu untuk jangka pendek. Bisa 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, maksimal 2 tahun. Isinya lebih ke tujuan yang reachable, dan kita sudah terbayang caranya. Misal jika kita sudah punya bisnis yang dirintis 1 tahun, dengan omzet x, dan kita menargetkan kenaikan 100% misalnya, kita sudah langsung terbayang cara-nya bagaimana. Hitungan sales sebelumnya berapa, lalu potensi sales dimana yang harus kita optimalkan, atau pasar baru mana yang bisa kita buka.

Dream lebih cenderung untuk jangka panjang. 10-20 tahun. Isinya sebenarnya semacam doa. Misalkan jika hari ini kita baru buka warung, boleh saja kita berkhayal 10 tahun kedepan kita sudah punya cabang di 100 kota besar di dunia. Tdak perlu pikirkan caranya dulu.

goal dreamGoal dan dream boleh berubah.
Jika sudah mendekati tingkatkan lagi agar lebih bergairah.
Jika rasanya terlalu jauh, dekatkan saja agar lebih nyata.
Goal itu untuk diri sendiri, tidak sekedar buat kelihatan keren dan gagah, tapi pelaksanaannya nol besar.

Intinya buat goal, pecah-pecah dalam small winning, dan mulai eksekusi rencananya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s