Dijual : Motivasi

Ijinkan saya sharing sedikit tentang post beberapa blog sahabat dan ocehan twitter tentang maraknya motivator-motivator muda di tanah air. Memang sangat menarik profesi yang kini marak di radio, milis, internet, blog-blog dari teman yang berprofesi sebagai motivator. Atau biasanya disebut sebagai pembicara publik.
Dan memang pelatihan-pelatihan, buku-buku tentang kaya dengan menjadi motivator juga semakin menghiasi deretan rak-rak di toko buku. Sebenarnya apa yang terjadi ?

Fenomena Entrepreneur
Posisi pengusaha itu saat ini banyak dianggap sosok yang sukses, kaya, berhasil. Sehingga banyak orang berlomba-lomba ingin menjadi pengusaha. Kalau yang diusia muda, biasanya ingin segera tampil “sukses” dengan menjadi pengusaha. Gak peduli bisnis-nya sudah proven atau belum, bahkan ada pula yang bisnisnya aja masih diatas kertas tapi dianggap sudah sukses dalam menjalankan bisnis. Ada pula yang menggunakan riset atau skripsinya sebagai pengalaman bisnis.
Atau bisa saja dengan menebeng bisnis orang tuanya, atau bisnis kakak-nya. yang penting bagaimana bisa dianggap sukses. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan bagi generasi yang berumur-20an ini. Karena memang bisnisnya seringkali rapuh. Ya namanya anak muda, yang masih mencari jati diri. Tinggal bagaimana kita bisa memilah dan memilih.

Fenomena Jualan Motivasi
Pelatihan menjadi pembicara publik banyak digaungkan disetiap seminar-seminar. Dengan tawaran manggung mulai jutaan sampai puluhan juga selalu mengiurkan peserta seminar untuk ikut menjadi pembicara publik. Sekarang pelatihan-pelatihan juga ditawarkan mulai dari harga 60jt – 25jt – 5jt – dan terakhir malah ada yang memberikan secara gratis!
Ya jualan motivasi.
Bagaimana membuat orang (seakan-akan) lebih bersemangat.
Materinya bagaimana?
Sekarang materi motivasi dengan mudah di dapat di google dan youtube.
Beberapa pelatihan juga sudah memberikan lengkap dengan script text-nya.
So tinggal mengasah ke PD-an pembicaranya.

Inflasi Motivator
Jujur saya bingung dengan istilah inflasi motivator itu sendiri. Tapi saya melihat dari sudut pandang teman yang menulis tentang kekecewaan adanya motivator-motivator baru yang banyak berbohong. Tidak berpengalaman, mengakui pengalaman orang lain sebagai pengalamannya, berusaha segala cara agar nampak sukses (naik alphard sewaan, jalan-jalan ke luar negeri), dan secara skill ternyata tidak paham kondisi lapangan yang sebenarnya.
Motivator hanya sebagai juru dongeng kesuksesan orang lain saja.
Dan unik ketika temen ngetweet di seminar berjudul “50 tahun pengalaman sukses bisnis” yang disampaikan di sebuah seminar sehari oleh seorang berusia 23 tahun.

Lalu bagaimana nasib kita?
Motivator terbaik dalam hidup kita adalah kita sendiri.
Hindari terlalu menghebat-hebatkan orang lain, karena itu hanya akan menjadi cerita warung kopi. Tidak akan merubah hidup kita. Menjalankan kehidupan dengan lebih bermakna dengan melakukan tindakan nyata akan membuat motivasi kita tetap tinggi.

Miliki mimpi adalah motivasi yang sangat luar biasa.
Berikan sedikit waktu untuk bermimpi, menuliskannya di kertas.
Membuat rencana harian, mingguan, bulanan yang sederhana.
Menjalankan rencana yang disusun.
Semakin kita serius menjalankan rencana,
maka motivasi kita akan semakin tinggi.

So jika ada teman bertanya : “siapa motivator paling hebat?”
Jawab lah dengan yakin: “(saya) sendiri”

jika sahabat ingin berlangganan artikel dari blog ini, silahkan isi email anda di form sebelah kanan.

4 pemikiran pada “Dijual : Motivasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s