Menembus Pasar Jepang

Tulisan ini dibuat sebagai catatan perjalanan Pelatihan Workshop UKM Jawa Timur (makanan minuman dan kerajinan)

Agenda : Mempelajari Pasar Jepang

Tempat : Prex http://www.prex-hrd.or.jp/index_e.html

Produk di pasar jepang
Produk di pasar jepang

Pasar Jepang merupakan salah satu pasar dengan tingkat kualitas tertinggi di dunia. Regulasi yang ditetapkan pemerintah juga sangat tinggi khususnya terkait dengan kesehatan pangan. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen khususnya produk makanan dan minuman yang akan masuk ke negara Jepang.

Jepang sendiri ada negara importir yang sangat besar untuk produk makanan. Hal ini dikarenakan luas negara yang terbatas dan kondisi iklim sub tropis dengan 4 musim. Sehingga kebutuhan pangannya secara umum harus mengimpor dari negara lain, baik asia, afrika, dan amerika.

Salam satu pasar terbesar di Jepang adalah pasar hadiah. Di jepang sendiri sangat populer bertukar ataupun saling memberikan hadiah di musim-musim tertentu. Misalkan untuk bulan februari, pasar coklat sangatlah tinggi permintaannya. Tentu di Jepang untuk produk import harus lebih murah harganya dibanding produk Jepang sendiri agar mampu bersaing. Salah satu teknik lain adalah memiliki produk dengan niche. Seperti Java coffee, atau sesuatu hal yang sangat berkaitan dengan lokasi dimana produk tersebut dibuat.

Saat ini di bidang makanan dan minuman ada juga trend untuk makanan instan. Orang jepang sangat sibuk dalam bekerja, sehingga mereka sudah tidak punya waktu lagi untuk memasak. Sehingga sekitar 90% penduduk jepang selalu makan di luar rumah seperti restoran maupun fast food. Akan tetapi krisis ekonomi mulai terjadi sehingga mereka mencari alternatif lain yang lebih murah. Makanan instan yang cukup di microwave adalah salah satu pilihannya. Selain tetap segar, rasanya enak, tapi harganya terjangkau. Variasi jenis menu juga perlu dipertimbangkan.

Perkembangan tersebut juga didukung oleh perkembangan minimarket yang buka 24 jam, dan rata-rata convenience store menyediakan produk instan dengan private label. Tiap tahunnya ada sekitar 600 item yang harus diganti untuk menyesuaikan dengan selera konsumen jepang. Produk tersebut harus diimprove dengan fitur baru, trend baru agar dapat laku di pasar.

Secara harga, mata uang jepang saat ini sangat kuat dan stabil, sehingga harga jual selalu tetap dalam kurun waktu terakhir. Bahkan beberapa produk seperti minuman ringan harganya bisa lebih murah 20%. Hal ini mengakibatkan Jepang harus mencari sumber bahan baku di luar jepang. Sebelumnya kebutuhan ini banyak dipasok dari china, akan tetapi kini harga barang china juga telah mahal. Salah satu langkah yang dilakukan Jepang adalah outsource pabrik diluar jepang termasuk di Indonesia. Beberapa pertimbangana dalah lebih dekat dengan bahan baku, tetapi masalah quality tetap dijaga dengan menempatkan partnership Jepang di negara tersebut.

Beberapa hal terkait kualitas yang pertimbangkan adalah masalah stabilitas kualitas, ketercampuran bahan asing, sistem pemeriksaan, dan tingkat kerajinan dan semangat dari partner. Pasar jepang sendiri sangat rewel khususnya terkait ketercampuran bahan asing seperti rambut. Restoran sendiri juga sangat berhati-hati masalah ini, jika kita makan di restoran jepang dan mendapatkan sehelai rambut di makanan kita, maka mereka akan segera mengganti bahkan menggratiskan makanan yang kita pesan.

Ada hal yang menarik dekade ini, dimana kita pilihan produk sangatlah beragam. Jika dulu hanya ada 1-2 jenis beras, kini kita bisa menemui 10-20 jenis beras di pasaran. Tentu pilihan ini membuat konsumen menjadi bingung dalam memilih produk. Salah satu teknik produsen untuk menang di pasar adalah dengan memberikan informasi detail tentang produk, memberikan penjelasan yang dapat diterima, memiliki brand yang terpercaya, dan memiliki kemasan dan desain yang baik.

Dalam membangun brand perlu juga melakukan seleksi, di segmen pasar mana yang akan kita tuju, lokasi konsumen, waktu pemasaran, serta terkait harga. Pembuatan produk baru juga memiliki resiko pasar, dan umumnya jika terjadi trend maka akan semakin banyak kompetitor masuk, dan trend berakhir. Itulah pentingnya kita membangun sistem riset dan development yang kuat dalam mengolah produk kita. Kini mass production telah bergeser menjadi lebih spesifik (niche) dan tersegmentasi termasuk dari sisi media pemasaran dan materi / konten yang dibuat.

Salah satu isu terbesar di pasar makanan minuman adalah keamanan pangan dan kualitas pangan. Secara global juga mengacu pada HACCP dan GMP. Bagi baby boom di jepang yang memiliki kelas dalam pendidikan dan pekerjaan isu kesehatan ini menjadi sangat penting. Selain itu tiap tahun ada lebih dari 16.000.000 penduduk jepang yang keluar negeri untuk mendapatkan informasi baru yang dibawa pulang ke jepang. Isu lain yang cukup menarik adalah terkait jenis penyakit akut, pola hidup sehat, dan kecantikan.

Karakter kerjasama dengan jepang juga cukup unik dan berbeda. Mereka sangat menghargai hubungan bisnis, dan pertemuan face2face adalah sarana paling tepat dalam kerjasama. Selain itu perlu dipertimbangkan tentang nilai tambah dan teamwork yang saling amanah.

Sistem logistic di pasar jepang juga harus berada di level advance. Hal ini menjadi concern, karena biaya sewa gudang sangat mahal, sehingga jika trend telah lewat, maka produk akan sangat sulit di jual dan tidak dapat disimpan. Beberapa hal penting terkait logistik :

  • Kebutuhan dan keinginan pasar
  • Memiliki variasi produk yang cukup
  • Barang selalu tersedia
  • Kompetisi produk
  • Selalu update info terbaru
Regulasi di Jepang sangat lah ketat, termasuk di sisi pengawasan dan penegakan hukum sangat kuat. Sehingga masalah pelanggaran hukum harus sangat berhati-hati. Regulasi dan aturan telah dibuat lembaga khusus yang mengawasi bahan baku, proses, packaging, dan karantina. Pemerintah juga menyediakan pusat diskusi yang terintegrasi. Kandungan pestisida, bahan pengawet dan bahan pewarna sangat ketat diawasi.
Untuk dapat masuk pasar jepang rata-rata membutuhkan waktu antara 3-5 tahun. Selain persyaratan yang ketat, pasar jepang juga sangat selektif dalam memilih produk. Dengan memiliki standar tersebut nantinya produk yang sudah diterima pasar jepang, seharusnya juga dapat dengan mudah diterima di negara-negara lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s