Dimanakah wahai “passive income” ?

Ini tema yang sudah hot sejak tahun 2000 an ya : “passive income”

Ini sepertinya memang menjadi impian semua orang ya. Bayangkan saja kita tidak perlu bekerja, tetapi kebutuhan kita sehari – hari sudah terpenuhi. Kata-kata “magic” lain adalah biarkan uang saja yang bekerja untuk kita, jangan kita yang bekerja untuk uang, wih…. seru juga ya.

tapi ini bukanlah tulisan motivasi. tapi sharing saja pengalaman mencari passive income bagi orang biasa. Dan ternyata sampai hari ini saya masih terus mencari passive income mana yang bisa didapatkan oleh golongan menengah. Ada banyak seminar, buku, workshop yang menggembor-gemborkan passive income ini. Beberapa cara yang banyak diajarkan adalah melalui :

  1. Deposito uang di bank
  2. Property yang disewakan
  3. Franchise murni yang tidak perlu kehadiran owner
  4. Saham / forex yang diotomasi
  5. MLM yang sudah punya banyak member dibawahnya
  6. Bisnis online dengan adsense / MLM online
  7. Jual ebook / program / stockphoto / affiliate online

ada yang punya ide?

mohon ditambahkan ya……

Saya sendiri sampai hari ini sedang mencari passive income juga, dan ternyata memang proses untuk menghasilkan passive income yang bisa bertahan lama tidak lah mudah. Banyak sekali passive income yang mudah didapat hanya berjalan 1 tahun saja, dan kemudian tidak lagi menjadi income.

misalkan kita membeli franchise minimarket. Di awal perjalanan bisa menghasilkan return yang lumayan, misal dibandingkan pinjaman bank bisa mendapat selisih 2-3 jt / bulan. Tapi setelah berjalan 1 tahun, persaingan semakin ketat bukannya selisih positif yang didapat, tapi tekor 500rb setiap bulannya.

saya juga sudah menjalankan passive income melalui property yang disewakan. Harapan bisa mendapat return minimal 5-10% setahun dari harga property. Tapi ternyata dilapangan hanyak laku dikisaran 3% saja setahun. Jika dipaksakan akan berat karena kita masih terbebani oleh biaya renovasi juga. Ya, akhirnya diambil jalan cepat saja dengan mengambil untung dengan “capital gain” saja.

ayo kerja lagi, sekalian cari ide passive income yang baru🙂

4 pemikiran pada “Dimanakah wahai “passive income” ?

  1. iya passive income selalu membayangiku, sudah banyak bisnis online yg sy ikuti, tapi ya hasilnya begitu-begitu saja. akhirnya pencarianku beralih, menjadi bisnis yan juga ibadah. Untung sih ga banyak, tapi berkahnya yang dicari…

    salam kenal mas, sapa tahu mau bagi2 bisnisnya…

    1. salam kenal mas maulana.
      selamat mencari, dan tentunya harus mencari bisnis yang memberikan manfaat banyak orang kan🙂
      saat ini saya fokus di toko online saja. jelas barangnya🙂

  2. kalau aku sekarang invest di usaha toko handphone, dulu pernah invest di percetakan, tapi sekarang tidak lagi, karena pindah kota, selain itu, hasil dari bagi hasil di toko handphone dan percetakan hampir sama. Lumawan, tiap 1juta, perbulan dapat sekitar 15rb. Passive income-ku sekarang sekitar 1jt/bulan dan insyaAlloh akan terus bertambah, karena rencananya tiap tahun nilai investasiku akan aku tambah, meski hanya beberapa juta saja.
    Semoga bermanfaat……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s