Bersediakah kita menjadi fasilitator impian orang lain?

Tulisa ini terinspirasi hasil diskusi ketika gathering alumni SIF fellowship di Ark Gallery 2 Oktober 2010

Dari pagi niat untuk bertemu kawan-kawan alumni program SIF itu sudah membara, rafi yang rencananya ikut sudah mandi sejak jam 7 pagi. Tiap sabtu dipastikan jalur kalimalang – cawang pasti macet, sehingga untuk sampai ke daerah kuningan paling tidak butuh waktu 1-1,5 jam.

Ya, hari ini ada undangan khusus dari davina (temen 1 angkatan fellowship 2001, yang kini juga bekerja di singapore int’ foundation) untuk ber-reuni setelah kemaren mengadakan acara lelang foto dan bedah buku bareng Mas fuadi dan Pak Ubay. Foto-foto kegiatan dapat ditengok disini.

Pertemuan siang itu memang banyak mengembalikan memori tentang kegiatan yang pernah kita jalani bersama di Singapura. SIF Fellowship program, suatu kegiatan belajar di universitas top singapore selama satu semester. Diakui ataupun tidak, program ini banyak menjadi batu loncatan, stepping point bagi alumninya. Rasa percaya diri, network, pengalaman ke luar negeri adalah hal yang hampir pasti.

Sekotak laksa jadi makanan teman ngobrol yang pas banget bersama mas Ibrahim Senen, salah satu senior di SIF alumni Indonesia. Beliau menceritakan mimpinya tentang merancang program yang dapat memberikan kesempatan mahasiswa daerah untuk bisa belajar di universitas terbaik di Indonesia

Alhamdulillah saat ini melalui mas iwan, SIF indonesia telah berhasil memberikan beasiswa bagi siswa SD hingga SMA di Pati. Dan saat ini penerima beasiswa-nya sudah mencapai 50-an orang.

Ide yang sangat cemerlang, dan gambaran film laskar pelangi langsung bermain dipikiranku siang itu. Suatu cita-cita mulia yang pernah juga dipikirkan dan mungkin ini adalah saatnya untuk melangkah maju kembali.

Iklan

2 pemikiran pada “Bersediakah kita menjadi fasilitator impian orang lain?

    1. kami siap untuk support training bersama merhid. Untuk saat ini secara total memang masih belum bisa karena kegiatan yang cukup padat, dan khawatir tidak bisa totalitas. semoga kedepan bisa bekerja sama lebih baik.

      atau ada gambaran model kerjasama yang bisa dilakukan seperti apa pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s