Ilmu terlarang yang tidak boleh diajarkan di sekolah

*cuplikan dari buku “Conspiracy of The Rich”

wah serem banget judulnya….
Emang mau cerita tentang ilmu gaib? ilmu menghilang? ilmu hitam?
ternyata tidak ilmu terlarang itu adalah ilmu tentang uang.
bagaimana uang diciptakan, bagaimana sistem uang bekerja

Di sekolah pada dasarnya ada 3 bidang keilmuan :
1. Ilmu dasar (bahasa, matematika,…)
2. Ilmu skill (kedokteran, teknik, akutansi,…)
3. Ilmu financial (ilmu uang, investasi,…)

wah ternyata banyak sekolah dan universitas hanya fokus untuk poin yang no 1 dan no 2 saja!!!
Ilmu no 3 kini menjadi ilmu terlarang, karena berisi rahasia-rahasia penting kaum kaya.

Pertama. Sadarkah kita bahwa sejak tahun 1971, uang tidak lagi didasarkan oleh emas.
Artinya pemerintah (negara manapun) tidak harus lagi menyimpan emas sebagai jaminan diterbitkannya kertas yang kita sebut sebagai uang. Sehingga uang boleh diterbitkan sebanyak banyaknya. Uang kini adalah mata uang. Money already become a currency.

Kedua. Uang terus dicetak berdampak nyata seperti barang yang sedang banyak dipasar, sehingga nilainya akan jatuh. Hukum supply dan demand bekerja dan akibatnya inflasi pasti terjadi. Tidak ada cerita harga kendaraan rumah harganya turun. Tapi nilainya turun. Contoh nyata dulu dengan gaji 500rb bisa hidup cukup, nyicil rumah, eh sekarang gajinya jadi 2 juta sudah tidak mampu lagi beli rumah. Harta kita naik, tetapi nilainya turun.

Ketiga. Uang diciptakan untuk membuat kaum kaya makin kaya. Di sistem perbankan, bank memiliki hak untuk menyalurkan kredit (mencetak uang) dengan margin 10-40x lipat. Artinya jika kita memiliki tabungan 1 juta rupiah, bank berhak memberikan uang senilai 40 juta dan memaksa untuk peminjam membayar bunganya!!!
sedangkan kita hanya dikompensasi dari 1 juta nilai tabungan kita saja.

So jangan menabung, tapi belanjakanlah. Belanjalah investasi!!!
Nah inilah saat terbesar bagi kita untuk belajar tentang uang, dan bagaimana uang bekerja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s