Be Focus

Beberapa bulan ini banyak sekali rekan-rekan yang mulai usaha-usaha baru. Senang sekali melihat gerakan-gerakan nyata ini. Mulai dari yang ngelapak, buka kios, jualan bakso, nekat beli property, bisnis agro dan perikanan, mulai bisnis ini itu yang kadang masih di angan-angan :). Senang sekali mengikuti pergerakan ini. Secara pribadi saya salut dengan teman-teman yang merelakan waktu, dana, tenaga untuk menggerakkan usaha ini.

Ada hal penting yang dirasakan waktu bertemu, kumpul-kumpul dan diskusi ini adalah rasa kepingin ikut-ikutan juga. Tapi semenjak belajar dan baca buku tentang fokus, menghadapi hal-hal baru tersebut lebih bisa mengendalikan diri. Sekarang kalau datang ke pameran, atau melihat peluang bisnis selalu bisa menahan diri. Informasi tetap penting untuk dilakukan. Kenapa?

Suatu bisnis tidaklah bisa dijalankan setengah-setengah. Bisnis adalah totalitas. Kalau setengah jalan kita hanya mendapatkan capek, kelelahan, dan hanya “meng-hamburkan” uang. Peluang memang ada dimana-mana, tetapi untuk mendapatkan keberhasilan dari suatu peluang kita harus terlebih dahulu melakukan persiapan. Ya persiapan.

Jika kita memang tidak ada usaha, atau belum punya bisnis, melakukan persiapan berbarengan dengan mengambil peluang sangatlah menyenangkan. Ada ilmu baru yang didapat, teman baru, dan semangat baru yang menggelora. Tetapi jika saat ini masih ada hal yang harus dikerjakan, masih harus diurus kanan kiri, atas bawahnya. Sebaiknya tuntaskan dulu pekerjaan anda. Pastikan bahwa fokus sudah bisa ditambah atau digeser.

Mau tidak mau tawaran bisnis baru akan terus datang. Adanya rayuan, ejekan pasti datang silih berganti. Eh, kamu bisnis apaan sih? dari dulu kok begitu-begitu aja? Nih ada peluang bagus banget lho, rugi kalau gak ikut. Eh bang toyip sekarang usaha ini lho, kalau gak ikutan pasti telat, cepetan…

Semuanya adalah bahasa marketing. Sebagai entrepreneur harus berpikir detail dan mendalam. Tidak cuma kulitnya saja lho… Man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh yang akan berhasil

Bagaimana kiat menghadapi tawaran-tawaran bisnis baru? Jawab saja beberapa poin di bawah ini

  1. Nikmati saja bisnisnya, rasanya, tawarannya
  2. Pelajari sekilas, cari big picture nya
  3. Cari persiapan apa yang dibutuhkan
  4. Apakah terkait langsung dengan usaha yang dijalankan sekarang?
  5. Hindari diri dari emosi (tidak perlu “panas”) tetap tenang
  6. Berikan masukan positif untuk meningkatkan usaha yang ditawarkan tersebut

Semoga sukses untuk bisnis anda…..

3 pemikiran pada “Be Focus

  1. Sudah lama tidak mampir ke blog Pak Annas ….Terimakasih atas pencerahannya Pak… bagi saya untuk tahap awal membangun bisnis yang namanya fokus merupakan faktor utama… karena pada saat membangun bisnis banyak tantangan dan hambatan… ketika kita tidak fokus atau nengok-nengok bisnis tetangga akibatnya ada alasan buat lari dari hambatan yang di dihadapi… makanya saya ternak kenari terus nich Pak hehe…

    salam
    sofyan
    http://burungkenari.wordpress.com
    the colour full and beautiful song

  2. Sama-sama Pak, insya Allah nanti kalau ada KMM saya usahakan datang Pak, sudah lama tidak mendapat wejangan dari suhu marketing OL hehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s