Berpikir bijak sebagai entrepreneur

Apakah anda membenci pimpinan anda?
Apakah anda tidak suka dengan pekerjaan rutin anda?
Merasa tidak dihargai sesuai dengan gaji?
Merasa diperlakukan tidak adil sebagai karyawan?

Lalu anda memutuskan secara emosional dengan gaya :
“saya memecat bapak sebagai bos saya…. ” 🙂

terdengar nampak gagah,
nampak berani,
nampak gentlemen…..
keluar dari pekerjaan menjadi seorang entrepreneur (ngakunya….)

sadarkah anda kemudian bahwa :
1. Membangun bisnis membutuhkan waktu lebih dari 24 jam
2. Membutuhkan banyak teman, relasi, partner, konsultan
3. Akan berurusan dengan produk, marketing, laporan keuangan, desain, iklan, melayani konsumen
4. Hasil / proyeksi pendapatan dan omset tidak sesuai rencana

Nah… kembali lagi, sesuai dengan judul.
Untuk menjadi Entrepreneur sejati dibutuhkan kebijaksanaan.
Pernahkan anda mendengan 98% bisnis rontok dalam 5 tahun pertama, dan bisnis besar rata-rata dikembangkan 10-15 tahun untuk bertahan.

So kuncinya adalah : keep moving, learning, and action.

Pikiran malas berangkat pagi pulang sore? jadi entrepreneur malah menghabiskan waktu subuh hingga larut malam lho….

*tulisan ini tidak dibuat untuk melemahkan semangat lho, malah harusnya memicu untuk segera berbuat action nyata

4 pemikiran pada “Berpikir bijak sebagai entrepreneur

  1. setuju Pak…pencerahan yang bagus
    kadang2 kita berekspektasi terlalu tinggi….yang muncul emosional…
    saya termasuk golongan yang menyukai proses…termasuk bab gagal lalu mencoba lagi…
    bahkan jam kerja seorang enterpreneur bisa 24 jam lho…

    salam

    1. terima kasih pak mofied, teringat kata-kata “failure is my best friend” semoga kita banyak belajar dan semakin kuat pak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s