Emas sebagai lindung nilai

Akhirnya saya tergelitik juga untuk menulis masalah emas.
Tertarik membaca tulisan di blog mas purwo : http://purwo.com/
tentang kebun emas…. istilah yang dasyat ya…..
Tidak lupa email dari “Dza Azki” menambah semangat untuk sharing pengalaman pribadi dalam per-emasan

Kenalan dengan emas sejak 2 tahun yang lalu, dan banyak belajar hingga melalui blog favorit ekonomiorangwarasdaninvestasi.blogspot.com
yang menurut saya mampu menuturkan dengan lugas bagaimana sistem
ekonomi dunia akan hancur. Dan hanya emaslah yang mampu mempertahankan daya belinya. Artinya jika harga 1 ekor kambing jaman Rasul adalah 1 dinar. Hingga saat ini, hari ini, detik ini dengan 1 dinar ini kita tetap mampu membeli seekor kambing dengan kualitas baik.

Apa itu dinar?
Seringkali orang banyak mengira dinar irak. Padahal dinar irak itu uang kertas lho… bukan emas. Dinar di tulisan ini adalah Dinar Emas Islam memiliki kadar 22 karat emas (917) dengan berat 4.25 gram.

Ok, kembali ke laptop….

begitu juga dirham, jaman Rasul 1 dirham adalah seekor ayam. dan saat ini dengan 1 dirham kita bisa membeli seekor ayam. Apa artinya? Emas dan perak memiliki sebagai lindung nilai, tidak terpengaruh oleh inflasi.

Pengalaman saya mulai berkurban, harga 1 ekor kambing 250.000, dan terakhir saya berkurban kambing yang biasa saja dinilai 1.000.000. Ini menunjukkan rupiah tidak mampu melindungi pemiliknya. alias nilainya dari waktu ke waktu terus menurun.

menimbun emas?
Seyogyanya istilah ini tidak digunakan. Tepatnya adalah menabung emas. Menabung adalah suatu yang diwajibkan. Kenapa harus menabung? Tiap orang pasti punya goal. Saya pribadi memiliki goal sebuah property, kos misalnya. Akan tetapi kemampuan saya saat ini untuk DP-nya saja terbatas, so paling tidak saya harus menabung untuk mengimbangi cicilan yang nantinya menjadi pasif income saya. Misal target DP 50 jt. hari ini saya masih punya uang 1,5 juta. So saya harus selamatkan asset saya agar nilainya tidak tergerus. Nabung terus hingga target DP terpenuhi.

Pada awal menabung emas, saya memilih menggunakan emas batangan logam mulia. Dan kini sudah pindah dan jatuh cinta dengan dinar.

Kenapa saya memilih dinar :

  1. Harga lebih terjangkau, dibanding harga batangan logam mulia
  2. Mudah didapat 
  3. Mudah dijual
  4. Harga jual 96%, di logam mulia hanya dinilai 80-85% saja
  5. Dapat digunakan untuk transaksi jual beli

Harga dinar hari ini :
DINAR EMAS : 1 Dinar – Rp. 1.360.089,-
DIRHAM PERA : 1 Khamsa – Rp. 141.640,-

anda tertarik memilikinya?
SMS saja : 0812 3536 872

—————————————————————————–

Artikel berikutnya :

  • Harga emas fluktuatif atau nilai mata uangnya yang fluktuatif?
  • Kapan membeli emas yang tepat?
  • Menggadaikan emas, bisa gak ya?
  • Apa Dinar dirham bisa sebagai alat jual beli? apa kelebihannya?
  • Berspekulasi di emas? tidak hanya masalah halal-haram.
  • Ingin beli tetapi dana terbatas, ada solusi memiliki emas dan logam mulia mulai Rp. 100.000   30ribuan saja!!!

Jika tertarik di tunggu komentarnya dulu ya…… 😉

6 pemikiran pada “Emas sebagai lindung nilai

  1. Artikel yang menarik Pak, nanti pada saat KMM mohon pencerahan mengenai Dirham, berhubung dananya terbatas jadi kayanya lebih enak nabung di dirham he..he….

  2. @sofyan : boleh pak, ketemu di pandan hijau nanti kita sharing bareng dan saya bawakan dirham.

    @iyer07 : wakala “wajib” menerima atau buy back jika pemilik dinar ingin memperoleh rupiahnya kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s