Tutup kartu kredit anda sekarang!!!

Standar

ini serius saudara-ku, sahabat-ku…..

Apapun alasannya, sebaiknya tidak sekedar untuk direnungkan, atau jadi wacana.
Tutup semua kartu kredit anda, pindahkan ke model syariah jika masih membutuhkan fasilitasnya.
Seburuk-buruknya miliki cukup 1 kartu saja.

Sebenarnya saya pribadi tidak cocok untuk bicara masalah kartu kredit. Kenapa? karena memang saya bukan tipe pengguna kartu kredit, saya hampir dibilang lebih sering mengeluarkan debit bca ataupun mandiri untuk transaksi. Tapi tidak apa, kita harus berbagi bersama dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Seminggu yang lalu ada pesan Pak Heppy yang masih terngiang di telinga saya. “Apapun modelnya, yang namanya HUTANG harus dibayar. Ya HARUS di BAYAR

sampai akhirnya saya ikut beberapa seminar dan pelatihan tentang hutang ini, dan memang ada indikasi Bangsa kita sedang dijejali hutang dan sifat konsumtif. Negara asing memaksa kita untuk memanfaatkan uang mereka untuk kita konsumtif yang sifatnya adalah habis oleh masa. Bahkan salah satu trainer yang saya ikuti pun mengatakan hal extrem bahwa “Anda boleh berhutang tapi tidak boleh digunakan untuk bisnis atau investasi, anda boleh hutang untuk anda konsumsi!!!”

Astagfirullah…..

Model apa lagi ini?

Pagi ini sempat riset sedikit, dan saya merenung untuk menutup 2 kartu kredit yang mulus dalam dompet (mulus -> alias tidak pernah digesek :) ) Dan tekat saya adalah menutup minimal 1 dalam bulan April 2011 ini. Tolong ingat dan catat janji saya ini, tagih janji saya tanggal 1 Mei 2011 ya…..

Apa hasil riset pagi ini :

  • Kasus kartu kredit di Indonesia tidak hanya menjerumuskan nasabah citibank yang heboh beberapa waktu ini, Kasusnya sudah marak sejak 2006, masalah dikejar debt collector, mau dibunuh, terror pada keluarga, tagihan yang tiba-tiba meledak. Dan semuanya sudah banyak terjadi pada masyarakat level menengah.
  • Memang ada orang yang bisa sukses dengan bantuan kartu kredit, sampai punya 10-20 kartu. Asalkan bayarnya tepat waktu tidak akan kena bunga. Ya, untuk beberapa orang dengan pengalaman bisnis dan kekuatan ingatan jatuh tempo yang baik bisa. Tapi saya saja, punya 2 kartu pun pernah lupa, dan kena denda, bagaimana punya 20 kartu. Say NO, cari sumber modal yang lebih baik dibanding kartu kredit.
  • Mudah buka dan menarik : Ditawari SPG yang sexy, Hadiah yang menggiurkan, Gratis iuran tahun pertama, bunga rendah, gratis asuransi, Promo di merchant2 terkenal, dan banyak tawaran lain yang mungkin susah ditolak. Tetapi semuanya tidak lagi indah ketika waktunya datang. Apa anda mau bersenang – senang sekarang, dan sakit seumur hidup?
  • Ingat “hutang itu wajib dibayar”. Kreditcard memberikan kemudahan, siapkah anda hidup dalam ancaman debt collector dan teror.

Apapun kondisi kita, sebaiknya mulai untuk menghindari transaksi dengan kartu kredit ini. Anda mungkin beralasan “kalau saya bayarnya tepat waktu, dan bisnis saya juga butuh bagaimana?” tidak masalah, karena anda memahami resikonya saja. Tidak menggunakan kredit card untuk keperluan sehari-hari. Masa beli beras sama minyak aja harus pake kartu kredit :p

“Pake kartu kredit kan keren” -> halah, ini lagi. Itu udah kuno. beli kok hutang. Yang keren itu kalau kita bisa ngutangin dan sedekah dari kantong kita. Jangan salah pilih dan salah kaprah tentang gengsi dan keren

Bagaimana langkah-langkah menutup kartu kredit? ini dia tips nya :

  1. Tentu harus mulai dari niat. Coba cek berapa pengeluaran kita per bulan yang harus dialokasikan untuk bayar CC, bayangkan nikmatnya jika kita bebas dari kewajiban tersebut
  2. Setelah niat lolos, ingat untuk berjuang dan menahan dompet. Cuci mata boleh, tapi jangan cuci rekening anda
  3. Bayar lunas hutang dari kartu yang nominal hutang totalnya paling kecil
  4. Hindari pembayaran minimal, kurangi gaya hidup untuk bayar cicilan CC
  5. Cari pekerjaan dan bisnis sampingan untuk menambah penghasilan, sisihkan hasilnya untuk bayar CC
  6. Jual barang konsumtif yang tidak diperlukan. Punya HP sampai 6 biji. Jual saja buat bayar hutang.
  7. Dalam masa pembayaran, rusak bagian penting kartu agar tidak bisa digesek
  8. Tutup kartu yang sudah tidak ada hutang-nya. Segera laporkan ke bank penerbitnya.

Masih ada 1000 jalan menuju roma, mohon masukan di bagian komentar nya ya….

Mohon maaf jika pembaca juga ada yang nafkahnya dari usaha terkait di bidang kartu kredit ya…. tidak ada maksud memojokkan bisnis ini, tapi banyak masyarakat kita yang tidak memahami finansial pribadi secara baik. Dan yang lebih hebat promosi dari kartu kredit makin hari juga makin gencar saja.

Mari sambut hidup baru yang lebih baik, bahagia, mulia.