Minggu kemaren merupakan kesempatan bagus buat belajar tentang saham. Salah satu yang cukup mendapat perhatian saya adalah Mastermind trader, dengan salah satu masternya Hendri Setiadi. Kenapa menarik? karena memang saat ini beliau sedang kolaborasi juga dengan salah satu internet marketing singapore Fabian Lim.
Kemaren di seminar TDW, fabian lim ini pun ikut jualan produk Mas Hendri… mantep juga.
1 – 2 – 3 – Greng
inilah rumusan yang akhirnya dibagi juga buat oleh-oleh peserta seminar. Kombinasi antara 3 teknikal analisis dan money management. Cukup lumayan juga, tapi sayang untuk workshop 2 harinya masih di charge harga 10 jt an. Lumayan mahal memang buat pemula, memang ada iming-iming bisa menjadi reseller dengan komisi 50% nantinya.
System yang dibuat mastermind memang memungkinkan kita mendapat sinyal jual dan beli yang juga sering kami share di blog amibroker. tapi untuk eksekusinya masih tetap menggunakan sistem manual. Pengen juga sih sebenarnya belajar lebih jauh ke Pak Hendri dan Mastermind trader-nya. Mmmmm.. atau kita barter dengan skill aja ya.
Siapa tahu dia mau
Halo salam kenal,
Kmrn ikut seminarnya, terus terang g gak kuat untuk harga workshopnya, 12 jutaan.
Sebenarnya pingin tau dari kamu secaralangsun
Best Regards
pada dasarnya semua workshop sama kok…
tinggal brainware dan emotional management saja yang utama
sudah tranding ?
Apa betul mas kalau ikut ws nya hendri setiadi dikasih software yg memudahkan kita bermain saham. Katanya kita tinggal nunggu signal hijau dari software itu lalu beli dan jika keluar signal merah kita jual? apa memang semudah itu mas? karena wsnya 12 juta lho mas. gimana menurut mas yg sdh pernah ikut? apa betul-betul kita bisa langsung ikut trading sesungguhnya tanpa was was???
suwun mas
ya, ada dapat semacan tools formula yang dapat install pada software charting seperti metastock atau amibroker.
Kalau menurut pandangan saya pribadi jika anda memiliki dana cukup besar, 12 juta adalah murah sebagai investasi leher keatas.
jika modal masih pas-pasan dan tidak terlalu serius di saham, sebaiknya bisa mencari jalan lain.
tanpa was-was, kalau ini rasanya kembali ke pribadi masing-masing ya…